11 Ribu Pengunjung Bakal Padati Monas
Pemerintahan 12.18
“Lonjakan pengunjung akan terjadi pada Lebaran hari pertama dan kedua. Di hari itu, diprediksi pengunjung bisa mencapai 10-11 ribu per hari,” ujar Rini Haryani, Kepala UPT Monas, Jakarta Pusat, Selasa (31/8).
Meskipun begitu, pihaknya tetap tidak menaikkan harga tiket. Untuk tiket, anak-anak cukup membayar Rp 1.000 per orang dan dewasa Rp 2.500 per orang. Sedangkan untuk dapat melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian Monas, setiap anak hanya dikenakan biaya Rp 3.500 dan dewasa Rp 7.500.
Rini berharap, pengunjung Monas pada musim libur Lebaran 2010 ini meningkat dibanding tahun 2009 lalu. “Tahun 2009 dari target 950 ribu pengunjung, ternyata jumlah pengunjung mencapai 1 juta. Begitu juga dengan tahun ini, dari target sekitar 1 juta pengunjung, kita berharap pengunjung yang datang mencapai 1,2 juta orang,” harapnya.
Untuk mengatasi lonjakan jumlah pengunjung Monas pada hari Lebaran nanti, pihaknya akan melibatkan seluruh petugas yang ada dalam dua bagian keamanan untuk menertibkan pengunjung di tugu Monas. Sementara untuk penambahan personil dari luar, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Satpol PP. “Kita fokus pada pengamanan monumen nasional saja, sedangkan untuk area lapangan Monas, menjadi wewenang pihak Walikota dalam menciptakan keamanan,” kata Rini kepada beritajakarta.com.
Rini juga mengaku tak ada layanan khusus yang dilakukan pihak pengelola terhadap pengunjung, bahkan untuk pengoperasian jam kerja pun berjalan layaknya seperti hari biasa, di mana untuk penjualan tiket dibuka pukul 08.00-15.00. “Tak ada penambahan jam tiketing pada Lebaran nanti. Bahkan pada hari pertama Lebaran, untuk tiketing kita akan buka pukul 10.30 dan tutup pukul 15.00 WIB,” kata Rini.
Selain jam operasi yang tak berubah, lanjut Rini, pertujukan hiburan tambahan khusus Lebaran juga ditiadakan. “Kita tidak ada pertujukan khusus di Hari Raya, hanya berupa wisata budaya berupa penampilan kesenian daerah yang digelar sebulan sekali dan telah menjadi agenda tetap,” tandasnya.(bjc)